Jumat, 01 Juli 2011

Apakah Tuhan itu Ada??

APAKAH  TUHAN ITU ADA ?

Berbicara mengenai Tuhan dan ketuhanan, banyak sekali yang memberikan tanggapan yang berbeda tergantung pengalaman dari kehidupan masing-masing pribadi setiap orang. Bahkan hal tentang ketuhanan ini, ada juga pro dan kontra terhadap adanya Tuhan,.

Ada yang menjelaskan keberadaan Tuhan melalui beberapa peristiwa alam dan segala sesuatu yang telah terjadi. Ia menyatakan bahwa adanya bumi, adanya laut, adanya udara, adanya tumbuh-tumbuhan, adanya binatang, adanya manusia menunjukan bahwa Tuhan itu ada, sebab tanpa Tuhan maka semua yang ada tidak mungkin ada. Tuhanlah yang menciptakan semuanya ini.

Adapula yang menjelaskan bahwa Tuhan itu ada karena semua perkaranya dapat terselesaikan. Menurutnya bahwa Tuhan itu ada dan selalu ada dalam setiap perkaranya. Selain itu ada juga yang mengakui keberadaan Tuhan dengan beranggapan bahwa manusia adalah mahkluk yang lemah dan membutuhkan sesuatu yang lebih berkuasa dari manusia. Dengan mengakui bahwa ada yang berkuasa atas semua yang ada, seperti berkuasa atas alam, berkuasa atas kematian dan berkuasa atas kehidupan.

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.

Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut dan membawanya kerumah untuk menjawan tiga (3) pertanyaan dari anaknya. Berikut percakapannya;

Pemuda    : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kyai          : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda
Pemuda    : Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab    
                  pertanyaan saya.
Kyai         : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda   : Saya punya 3 buah pertanyaan

1.                 a. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya?
2.                 b. Apakah yang dinamakan takdir
3.               c. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

            Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?
Kyai : Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya

Pemuda    : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai          : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda    : Tentu saja saya merasakan sakit Kyai
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda    : Ya
Kyai          : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Pemuda    : Saya tidak bisa
Kyai          : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan
Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai          : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda    : Tidak
Kyai          :Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda    :    Tidak
Kyai          : Itulah yang dinamakan Takdir
Kyai          : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda    : kulit
Kyai          : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda    : kulit
Kyai          : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda    : sakit
Kyai          : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

Apakah Benar   Tuhan itu ada?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini,

"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?". Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya ". 

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?" "Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?""Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa ber eaksi pada suhu tersebut.Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"
Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada." Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap.Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya diruangan tersebut.Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan.Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."Profesor itu terdiam. Katanya  Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein

            Untuk mengetahui  ada tidaknya Tuhan, bukanlah suatu persoalan yang mudah untuk  diselesaikan. Jika dikaitkan dengan ilmu pengetahuan dan Iman. 

Orang  yang tidak beriman, akan berkata bahwa ia menjadi pintar karena proses pembelajarannya, bukan karena pemberian atau hadiah dari Tuhan. Tetapi orang  yang beriman, akan berkata  ‘aku ada karena Tuhan ada’ semua ilmu pengetahuan itu ada karena  Tuhan ada dan mengaruniakan padaku’. Dalam kitab Amsal 1:7, menyatakan bahwa ‘Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan’. Hal ini membuktikan bahwa Tuhan memberikan pengetahuan kepada kita bahwa Tuhan itu ada. 

Dalam penjelasan demi penjelasan ini, penulis percaya bahwa Tuhan itu ada. Tuhan ada dalam setiap perkara penulis. Berbagai pengalaman penulis dalam kebersamaannya dengan Tuhan dapat dilihat di  http://gustaphalbar.blogspot.com/2010/11/berbagi-donknknk.html

Semoga anda bisa merasakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan anda selamat membaca.



Sumber dukungan yang dipakai penulis untuk mendukung artikel ini

Selasa, 21 Juni 2011

SMP TODAHE



Sekilas tentang SMP TODAHE

Suatu pergumulan panjang bagi masyarakat Desa Todahe kecamatan sahu Timur, Kab Halmahera Barat, Propinsi Maluku Utara, akan berdirinya suatu sekolah yang dapat menunjang masa depan pendidikan anak desa. Berbagai rintangan yang dihadapi oleh anak-anak desa Todahae dalam hal pendidikan  dan banyak anak desa Todahe  yang menjadi korban dalam hal ini.  Karena bagi remaja yang masi  dibangku SMP, memiliki keinginan untuk bebas/santai terlalu besar. Tetapi ketika masuk SMP, ia harus keluar dan meninggalkan orangtuanya  dan tinggal dirumah orang lain (pengampung) yang memiliki banyak peraturan. Sehingga tugas-tugas perkembangan yang harus mereka hadapi terlewatkan. Hal ini terjadi karena belum ada sekolah SMP yang dapat menampung anak-anak desa Todahe.
Tepat pada bulan februari 2003, kini pergumulan dan mimpi dari masyarakat desa Todahe terkabuli atas bantuan CARDI. Berdirilah Suatu lembaga Pendidikan Sekolah menengah pertama (SMP) di desa Todahe. Dan pada saat itu SMP Todahe masi berpayung dan atau berada dibawa penguasaan SMP Kristen Idam Gamlamo. Dengan kepala sekolahnya adalah  bapak Yulianus Ngali, S.Pd. Sehingga SMP ini lebih dikenal dengan nama SMP Kristen Todahe Kelas jau Idam Gamlamo. SMP Todahe merupakan SMP pertama yang yang berdiri di Pesisir Kecamatan Sahu Timur, dengan jumlah murid 36 siswa dan tiga (3) orang tenaga guru, yakni bapak Kailopas, SH, bapak Yulianus, dan bapak Jansen Saban.
Suatu kebanggaan yang besar bagi masyarakat desa Todahe dengan berdirinya SMP di desa tersebut. Namun apa yang dirasakan oleh para orang tua siswa, berbeda dengan apa  yang dialami oleh pihak sekolah. Pihak sekolah mengalami suatu  kendala yang sangat berarti. Yang disebabkan karena kurannya tenaga guru. Singga dalam penanganan mata pelajaran, satu orang guru  dia harus menangani dua (2) samapai lima (5) mata pelajaran.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah agar mendapat tambahan tenaga guru, dengan cara meminta bantuan dari SMP K Idam Gamlamo. Keluhan itupun diterima oleh kepalah sekolah SMP K Idan Gamlamo, dan kemudian mengirim tenanga guru untuk mengajar di SMP Todahe. Hal ini rupanya tidak bertahan lama. Karena seiring dengan berjalannya waktu, tenaga gurupun mulai berkurang. Nasib siswa SMP Todahepun mulai terancam dengan berkurangnya tenaga guru.  

Kendala  yang  dialami oleh SMP Tdahe dalam hal Mata pelajaran adalah;

a.       Tidak ada guru Matapelajaran FISIKA
b.      Tidak ada guru Matapelajaran Matematika
c.       Tidak ada guru Matapelajaran Bahasa Inggris
d.      Tidak ada guru Matapelajaran pendidikan Jasmani
e.       Tidak ada guru Matapelajaran Pendidikan Sejarah



Hari berganti hari, dan setelah beberapa tenaga guru yang di utus dari SMP K Idam Gamlamo mulai hilang satu-persatu, kini datang pula, beberapa guru yang siap mengajar di SMP Todahe, yakni bapak Abner Loto,  bapak Rius Dutu, S.Pd,  bapak  John Dodowor, bapak Metu Sala  dan  ibu Berta Bugis,S.Pd.
Pada Tahun 2004, guru-guru mulai berkurang satu persatu. Jumlah guru yang mengajar di SMP Todahe kini hanya ada tiga Orang Guru. Diantaranya:
1.      Bapak Rius Dutu, S.Pd ; menangani Biologi, Fisika dan Bahasa Inggris
2.      Bapak Jansen Saban; menangani Pendidikan Agama, Geografi, Sejarah, Matematika, Penjas
3.      Bapak Abner Loto, S.Pd; menangani Pendidikan Pancasila.
Pada tahun 2005, bapak Rius Dutu, S.Pd, pinda di SMA K Dian Halmahera. Kemudian disusul pula bapak Abner Loto  dan bapak John Dodowor. Tenaga gurupun mulai berkurang. Dan setelah perginya beberapa guru, datang pula dua orang guru, yakni Ibu Foni Amo, menangani Matapelajaran Biologi dan Pendidikan seni Musik, dan Ibu Lusi Sipolo, menangani matapelajaran Matematika dan Fisika. Kemudian berikutnya hadir pula beberapa guru yang siap untuk membantu, sebut saja bapak Nahor Forwet yang menggantikan bapak Apner Loto, menangani matapelajaran PPKn dan Bahasa inggris.
Akhir tahun 2005, terjadinya konflik antara pihak sekolah SMP Todahe dengan Induknya (SMP K Idam Gamlamo). Dari pihak sekolah SMP Todahe ingin berdiri sendiri dan tidak mau berpayung lagi dengan SMP K Idam Gamlamo. Konflik ini terjadi karena rasa ketidak adilan oleh  pihak sekolah SMP Todahe terhadap induknya. Karena SMP K Idam Gamlamo tidak mau lagi mengirim tenaga guru untuk mengajar di SMP Todahe, selain itu juga karena adanya nafsu dari kepala sekolah SMP K Idam Gamlamo untuk menutup SMP Todahe tanpa ada alasan yang jelas.
Dengan adanya perlakuan yang tidak senono ini, SMP Todahe memberanikan diri untuk melepas/berpisah dari Induknya dan kemudian menggantikan nama SMP Kristen Todahe Kelas jau Idam Gamlamo menjadi SMP Suadaya Manusia Maluku Utara, dengan kepala sekolah bapak Jansen Saban. Namun hal ini tidak bertahan lama. Karena pada akhir 2006, Sekolah ini  ditarik kembali oleh Induknya dan kembali pada nama semula yakni SMP K Todahe kelas jau Idam Gamlamo.
Dinamika dari pada Sekolah SMP Todahe ini menjadi semakin sulit untuk dipercaya. Tidak lama kemudian, sekolah yang baru saja ditarik kembali oleh induknya, kini memberontak lagi dan akhirnya berpisah pula dari induknya, dan berpayung pada SMP Negeri 1 Susupu. Sehingga kini nama SMP Kristen Todahe Kelas jau Idam Gamlamo beruba menjadi SMP Negeri Todahe Kelas jau Susupu.
Kurangnya informasi yang didapat, menyebabkan  banyak materi-materi penting yang seharusnya diimput. Oleh sebab itu berbagai kritik dan saran, penulis sangat mengharapkan.

Berikut ini adalah Data guru-guru yang mengajar di SMP Todahe dari tahun ke Tahun
No
Tahun
Nama Guru
Mata Pelajaran
1

2003
Jansen Saban
Pendidikan Agama Kristen
2
Kailopas Dutu, SH
Geografi dan Ekonomi
3
Yulian Bunga
Sejarah dan PPKn

1


2004

Jansen Saban
Pendidikan Agama Kristen
2
Kailopas Dutu, SH
Geografi dan Ekonomi
3
Yulian Bunga
Sejarah dan PPKn
4
Rius Dutu S.Pd
Biologi dan Fisika
5
Berta Bugis, S.Pd
Bahasa Indonesi

1






2005
Jansen Saban
Pendidikan Agama Kristen, Matematika, Geografi,
2
Rius Dutu, S.Pd
Biologi, Fisika, Bahasa Inggris, PPKn
3
Berta Bugis, S.Pd
Bahasa Indonesia
4
Abner Loto
PPKn
5
Metu Sala
Sejara dan Geografi
6
Foni Amo
Biologi, Pendidikan Seni Budaya
7
Lusi Sipolo
Mate-matika dan Fisika
8
John Dodowor
Bahasa Inggris
9
Nahor Steven Forwet
PPKn, Bahasa Inggris
10
Nova  Hodja
Bahasa Inggris

1


2006
Jansen Saban
PAK, Matematika, Fisika,  Penjas, Geografi dan Pendidikan Sejarah
2
Berta Bugis
Bahasa Indonesia
3
Foni Amo
Biologi dan Pendidikan seni-Budaya
4
Nahor Steven Forwet
PPKn


Minggu, 19 Juni 2011

SAL KSM GKI Salatiga

Kisah di LP3K

Tepat pada hari sabtu dibulan juni minggu pertama kami (KSM GKI SALATIGA) melaksanakan suatu kegiatan, yakni Sekolah Alkitab Liburan (SAL) di lokasi LP3K Salatiga
Hari yang menyenangkan  dan sangat menggembirakan karena dari kegiatan ini saya benar-benar merasa diberkati.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dua malam, yakni dari hari sabtu jam 13.00 sampai  pada hari minggu jam 13.00.  Kegiatan ini diawali dengan doa pembukaan yang dipandu langsung oleh teman sekerja (panitia) sebut saja saudara Maria D Rumandewai.
Malampun tiba semua peserta SAL baik panitia maupun peserta mempersiapkan diri untuk memasuki kegiatan selanjutnya.
Kegiatan yang dilakukan dimalam itu adalah talent  show. Dalam kegiatan talent  show ini ada beberapa permainan yang ditunjukan oleh para peserta, sehingga para mentor yang sudah ditugaskan sebelumnya, harus mengajarkan anak-anaknya untuk tampil di acara tersebut.
Sekalipun saya bukan mentor, tetapi karena ada satu kelompok (kelompok Roma), kaka mentornya berhalangan, maka saya mencoba untuk menggantikannya. Tema  yang akan saya bawakan nanti adalah cerita mengenai Tom dan Jery yang selalu bermusuhan dan pada akhirnya berdamai.
Saya dibantu oleh satu orang teman sebut saja saudara Ardiyana Padjadja. Setelah itu saya ditinggalkan karena saudara Ardiyana Padjadja harus mengurus hal yang lain. kurang lebih 20 menit saya menyita waktu para peserta (peserta di kelompok Roma) untuk tidak sibuk sendiri tetapi focus terhadap latihan. Betapa senangnya hatiku karena dalam latihan ini walaupun kurangnya konsentrasi tetapi mereka cukup serius sehingga alur cerita yang menjadi target kami dapat terikuti dengan baik. Namun sangat disayangkan ketika tiba saatnya untuk mereka tampil, semuanya menjadi  takut dan hilang konsentrasi sehingga mereka lebih banyak tertawa dan pada akhirnya aktivitas  yang mereka  pertunjukan  tidak terkesan sama sekali.
Disaat acara talent shou sedang berlangsung, disaat yang bersamaan, panitia melakukan acara bakar-bakar (bakar jagung) yang di pimpin langsung oleh saudara Josua Michael. Tujuannya supaya setelah selesai acara talent shou, para peserta langsung menikmati jagung yang sudah dibakar. Namun harapan kami tidak  sejalan dengan kenyataan. Karena acara Talent Shou belum berakhir, tetapi para peserta  satu persatu mulai meninggalkan lokasi  acara tersebut dan menuju tempat dimana ada acara bakar jagung.
Dalam acara bakar jagung ini, sayapun terlibat didalamnya, tetapi hal yng menjengkelkan, saya tidak mendapat bahagian dalam acara makan jagung tersebut.,.,.,.,
Setelah acara ini selesai, semua peserta beristirahat (berlayar dipulau mami/bobo/tidur). Keesok harinya, ada juga acara sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.  Acara yang dilakukan kali ini kami lakukan bersamaan dengan orang tua para peserta.
Sebenarnya masih banyak cerita yg terlewatkan namun karena terbatasan penulis dalam hal ini sehingga demi kelengkapan cerita ini kritik saran dan atau pertanyaan saya harapkan.

Berikut ini adalah nama-nama para panitia  SAL KSM GKI Salatiga


1.      Saudara Josua Michael
2.      Saudara Donal Sandra Manggawe
3.      Saudara Ebe
5.      Saudara Ardiyana Pandjadja
6.      Saudara Gustap Elias
7.      Saudara Lastri
8.      Saudara Andri
9.      Saudara Ris
10.  Saudara  Anto
11.  Saudara Hesti
12.  Saudara Maya
13.  Saudara Chelsi
14.  Suadara Bagus
15.  Saudara Eli 
16. Saudara Irmanti Situmorang


Maaf buat saudara-saudara seperjuangan yang namanya tidak tercantum didalam data tersebut. Itu dikarenakan karena ketrbatasan informasi saya dalam mengenal nama-nama dari saudara-saudara

Evaluasi SAL, tanggal 19 Juni 2011. 
·         Sie music, saund sistem bermasalah. Persoalan mis komunikasi antar sarpras dan music. Harus komisi music yang ada di KSM. Usulannya, kalau pinjam harus ada orang yang langsung ke komisi music dan sarpras. Komisi Sekolah minggu ini ada di bawah gereja atau tidak karena selalu di persulit. Kurang pemain gitar.
·         Sie acara, untuk pembicara, waktunya terlalu mepet ketika di hubungi, outboundnya, sedikit kewalahan kemarin, kaka mentornya gx ada. Sesinya kak tirza bagus sekali, aktivitasnya membuat anak-anak focus. Acara talent shownya, kaka kelompok tidak menjaga adik2nya. Sehingga adik2 sulit untuk diatur. Solusinya, kaka2 harus jaga adik2 apapun keadaaannya. Persiapkan perlengkapan semuanya. Gamesnya lebih dipersiapkan.  
Sie acara untuk kecil, simpang siur acaranya solusinya harus ada pertemuan dengan guru-guru kelas kecil. Kita terlalu focus dengan acara kelas besar. Ada beberapa acara yang di cut.
·         Parenting, awalnya sepakat untuk setiap guru kelas hadir, tapi tidak ada yang datang. Hanya dari kelas a dan b, sedangkan untuk kelas besar tidak ada, mereka yang hadir merasa biberkati.
·         Api unggungnya bagus. Karena baru di buat.
·         Terlalu banyak kegiatan, dan pasti akan banyak yang terbengkalai tapi ketika mengisi kekosongan itu, itu yang perlu di lakukan. Perlu diatur penanggungjawabnya dengan baik. Seksi acara pikirannya luar biasa.
·         Masukan kepada semua panitia. Kak adi merasa sangat marah, karena teman2 tidak bisa mamenaj waktu dengan baik, memang pux tanggungjawab besar untuk dilakukan. Kepanitian yang ada berjalan dengan baik, ketua tidak datang rapat, ketua tidak hadir karena alas an sakit. Itu tidak mungkin tidak bisa memanej waktu dengan baik, dan memberikan tanggungjawab secara struktur di berikan kepada sekretaris bukan sie acara. Harus hadir dalam rapat itu. Belajar berorganisasi dengan baik. Dimana kita di tempatkan disitu kita di proses. Tanggungjawab,kepemimpinan, dan memanej waktu.
·         Sie akpertrans, perlengkapan lengkap sebelum acara dimulai. Goog job, like this !!!
·         Konsumsi, semua baik, tidak ada yang kelaparan dan makanan berkelimpahan.
·         Dokumentasi, kameranya tidak di atur dengan baik. Kekurangan orang-orang untuk pegang kamera.
·         Konsumsi yang berlebihan itu, ada dari beberapa anggaran yang dimasukkan, seperti pentakosta, dll.
·         Sekretaris, memasukkan diwarta batas hari kamis. Kurannya dipengaturan jadwal, agar anak-anak tau jadwalnya.